Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Rahasia Sukses : Koneksi & Pertemanan

(By: Jeffrey Rachmat) Tidaklah mudah untuk menemukan teman sejati, yang punya hati murni, dan lain sebagainya "Pertemanan" Kita harus berhati-hati dalam memilih siapa yang menjadi teman anda, pertemanan sangat penting, karena teman menentukan masa depan saudara, teman menentukan apakah saudara berhasil atau gagal kita tidak diciptakan untuk sendirian, kita diciptakan untuk berada dalam sebuah komunitas, komunitas kita menentukan kita menjadi apa, komunitas kita menentukan siapa kita nantinya, bahkan komunitas (pertemanan) disekitar kita bisa menentukan kita menerima mujizat apa tidak Lukas 5 disitu dikatakan: ada orang yang lumpuh, tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi hebatnya orang lumpuh ini dia dikelilingi oleh teman-teman yang menyebabkan dia kemudian bisa berjalan, yang menyebabkan dia terima mujizat dari Tuhan Alkitab mencatat: melihat iman mereka! Bukan iman orang lumpuh, iman teman-temannya sehingga Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu. Berarti teman-teman saudara b

Kasih Karunia (Berkorban tanpa batas)

AMAZING GRACE TAMAN EDEN Ada sebuah kejadian dalam Perjanjian Lama, ketika Allah menciptakan manusia, Tuhan menempatkan manusia itu di sebuah Taman Eden. Kejadian 2:8-9,Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; di situlah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Segala sesuatu sudah "disediakan" oleh Tuhan secara sempurna untuk kehidupan manusia. Dia tidak iseng menciptakan manusia, tapi Dia berikan yang "terbaik" bagi manusia. Kejadian 3, manusia "melanggar" memakan buah yang dilarang oleh Tuhan. Manusia jatuh dalam dosa dan membuat manusia harus "keluar" dari Taman Eden. Ketika keluar dari Taman Eden, mulai muncul penderitaan, kesusahan, sakit penyakit, itu semua karena mereka sudah

Mental Kerajaan - Kerajaan Sorga

Mentalitas Ilahi (Kerajaan) MENTALITAS KERAJAAN SORGA, Yesus berkata: "Filipus, dimana kita bisa beli roti supaya mereka ini bisa makan" (Yoh 6:1-15) kita yang membeli tetapi mereka yang makan. -Mentalitas Kerajaan Kalau kita memiliki mental seperti ini maka kita akan melihat dengan cepat dunia dimenangkan Kalau itu ada pada kita, maka gereja akan sangat cepat mengalami pergerakkan secara luarbiasa Permasalahan terbesar itu bukan diluar tetapi didalam kita Filipus mentalnya, kita yang beli mereka yang makan. -Mental Dunia Aku yang beli aku yang makan, kamu yang beli kamu yang makan, bahkan lebih dari itu kamu yang beli tetapi aku yang makan. -Mentalitas Dunia Catatan: bahkan terkadang kita sebagai orang Kristus lebih parah mentalnya, anda yang beli tapi aku yang makan, sering sekali kita egois (mementingkan diri sendiri) Manusia pada dasarnya "egois" bahkan pendeta pun sering seperti itu, kalau tidak betul2 mau didik maka repot 5 roti 2 ikan apala

Dimanakah Tuhan Bersemayam?

Dimanakah Tuhan Bersemayam? Yesaya 58:6-8 Kalau kita punya hati untuk melayani orang-orang miskin (memberi makan, memperhatikan, membantu, dll) maka Yesaya 58 akan turun atas kehidupan anda Apa yang terjadi pada waktu kita memperhatikan orang-orang yang (menderita), Yes 58:4 Sering sekali doa kita tidak bisa menembus atmosphere yang ada diatas sehingga sering suara kita tidak terdengar ditempat yang maha tinggi, Kitab Pengkhotbah mencatat ada jarak antara manusia dengan Tuhan. Bagaimana suara manusia yang kecil bisa terdengar ditempat yang maha tinggi (tempat dimana Tuhan berada) Yesaya 58 tidak berbicara hanya masalah "berdoa dan berpuasa" saja, tetapi Yesaya memberikan "petunjuk" supaya suara kita kedengaran ditempat yang maha tinggi maka kita harus memperhatikan orang yang berada ditempat yang rendah Siapakah Allah yang kepadanya kita beribadah? Yes 57:15 " Sebab beginilah firman yang Maha tinggi dan Maha mulia. Yang bersemayam untuk selama-lamanya d

Kunci Sukses yaitu "Hubungan".

Cara Membangun Hubungan ( B y: Ps. Jeffrey Rachmat) (Hubungan, Relasi, Koneksi, Link, Dll) Sukses, banyak orang mau sukses dan sering sekali mata orang lebih tertuju kepada kesuksesan, tanpa mereka sadar sukses sebetulnya hanyalah "akibat" dari beberapa sebab Banyak orang ingin menuai dan mata sering sekali tertuju kepada tuain, karena memang menarik perhatian banyak orang, anda tidak akan mungkin menuai kalau anda tidak menabur Mata kita sering sekali tertuju kepada kesuksesan seseorang tanpa kita belajar apa yang menyebabkan orang itu menjadi sukses Salah satu unsur untuk mencapai keberhasilan & kesuksesan adalah dengan "membangun" hubungan (persahabatan) Apa saja yang Tuhan lakukan, Dia lakukan menurut pola dan berdasarkan prinsip Carilah pola dan prinsip apa yang mendasari kebenaran itu, pola dan prinsip Allah itu "kekal" itulah kebenaran, kebenaran melampaui masa waktu. Kalau itu benar di masa lampau maka sekarang dan dimasa yang akan data

Gagal Karena Kebiasaan Buruk

Bad Habits Menjadi naik tidak turun, menjadi berkembang tidak sempit, menjadi berkelimpahan Kalau dalam bergeraja sudah bertahun tahun tidak mengalami kenaikan, perkembangan, berkelimpahan kemungkinan anda bergereja ditempat yang salah mungkin bisa check ditempat lain yang membuat anda lebih naik, berkembang, dll Setiap benih membutuhkan tempat yang khusus dimana ia bisa bertumbuh dan berbuah, mungkin anda sudah coba bertahun-tahun digereja ini anda tidak semakin membesar malahan semakin mengecil, anda perlu mencoba ditempat lain. Anda harus bertumbuh, berbuah ketimbang disini tidak menjadi apa-apa bahkan mengalami kematian menjadikan susah gereja tersebut, kursi anda bisa dipakai orang lain Gereja fungsinya "memperlengkapi" setiap hari, bulan, tahun supaya kita naik ke level berikutnya. Tuhan menjanjikan kepada kita hidup yang berkelimpahan, Alkitab mencatat: "Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" artinya

Rahasia Sukses - Excellent - Versi Kristen

Hidup yang Excellent (Terbaik) Spirit of Excellent Allah terlalu mudah mengeluarkan bangsa Israel dari tanah Mesir tapi Allah membutuhkan waktu 40 tahun untuk mengubah "Mentalitas" mereka bahkan dari 3 juta penduduk Israel hanya Yosua & Kaleb yang masuk tanah Kanaan sisanya gugur diperjalanan Berkenaan cara mereka berpikir, bersikap, dan bertindak (Mentalitas) yang menentukan hidup mereka Jarang sekali bahkan (hampir tidak pernah) dikhotbahkan digereja-gereja soal ini yaitu "Excellent" Matius 5:14-16 Kamu adalah terang dunia.. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya (bukan terangnya Tuhan tapi terangmu).. didepan orang supaya mereka melihat perbuatanmu (perbuatanmu bukan perbuatan Tuhan) yang baik dan memuliakan Bapamu yang disorga... Dulu atau bahkan sekarang kita sering mendengar, orang berkhotbah berkata: "jangan lihat saya tapi lihat Tuhan" kelihatannya benar tapi salah, Tuhan tidak punya konsep seperti itu bahkan Tuhan bilang supaya orang la

Sukses (Dimulai dari Pembaharuan Pikiran)

Renewing the Mind (Pembaharuan Pikiran) Amsal 23:7 Sebab seperti orang yang membuat "perhitungan" dalam dirinya sendiri demikianlah ia. English Version "Cara kita berpikir menentukan hidup kita, menentukan tindakan-tindakan kita" Kalau cara berpikir kita benar maka hidup kita pun menjadi benar tetapi kalau cara berpikir kita salah maka hidup pun kita menjadi salah Untuk mengeluarkan bangsa Israel dari perbudakan Mesir, tidak perlu waktu lama bagi Tuhan. Tetapi untuk mengubah mental budak dalam diri maka 40 tahun saja tidak cukup, sehingga sebagian besar dari mereka tidak bisa masuk kedalam tanah perjanjian, karena untuk masuk ke tanah perjanjian mereka harus mengubah mental budak yang selama ini menguasai hidup ini Kita banyak menemukan orang Kristen yang hidupnya sudah lahir baru, penuh dengan Roh Kudus, cinta Tuhan tetapi problem mereka tetap sama, mereka hidup kekurangan, pas-pasan, hutang, anaknya berantakan, kacau balau, dan lain sebagainya. Seolah-olah i

Kepemimpinan adalah Pengaruh

Leadership (Kepemimpinan) Leadership is influence, nothing more nothing less. -John Maxwell (Pemimpin adalah pengaruh) Pemimpin hebat merupakan pemimpin yang bisa memberikan pengaruh luarbiasa dengan menyentuh pikiran, perasaan, serta spirit kemanusian para pengikutnya Pemimpin yang OK merupakan pemimpin yang mampu memberikan enjoyment kepada pengikutnya (merasa nyaman saat mengikutinya) Sebagai pemimpin ada 6 hal yang harus diperhatikan 1. Fisik, mengacu pada hal-hal fisik (Cara berpenampilan, berpakaian, komunikasi, sikap intraksi) yang akan mempengaruhi persepsi (pandangan) orang lain 2. Intelektual, tidak sebatas IQ tapi lebih pada cara berpikir yang memberi pengaruh yang efektif pada orang lain 3. Emosional, menyangkut manajemen emosi atau kemampuan pemimpin dalam mengelola emosi baik pribadi maupun orang lain 4. Kemampuan sosial, lebih dari kecerdasan tapi kemampuan membangun jaringan sosial (networking) sebagai modal melebarkan pengaruh 5. Aspek personal, kesadaran te

Sukses Dengan Membangun Relasi

Relationship (Hubungan) Tidaklah mudah untuk menemukan teman sejati, yang punya hati murni, dan lain sebagainya "Pertemanan" Kita harus berhati-hati dalam memilih siapa yang menjadi teman anda, pertemanan sangat penting, karena teman menentukan masa depan saudara, teman menentukan apakah saudara berhasil atau gagal kita tidak diciptakan untuk sendirian, kita diciptakan untuk berada dalam sebuah komunitas, komunitas kita menentukan kita menjadi apa, komunitas kita menentukan siapa kita nantinya, bahkan komunitas (pertemanan) disekitar kita bisa menentukan kita menerima mujizat apa tidak Lukas 5 disitu dikatakan: ada orang yang lumpuh, tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi hebatnya orang lumpuh ini dia dikelilingi oleh teman-teman yang menyebabkan dia kemudian bisa berjalan, yang menyebabkan dia terima mujizat dari Tuhan Alkitab mencatat: melihat iman mereka! Bukan iman orang lumpuh, iman teman-temannya sehingga Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu. Berarti teman-teman saudara

Apa itu PENYEMBAHAN ?

By.Chris Manusama Literatur (fakta) dosa gereja, beberapa fakta sejarah gereja -Tahun 100 gereja kehilangan baptisan Roh Kudus, banyak gereja pusat pelayanannya bukan Kisah Para Rasul (Roh Kudus dicurahkan) tetapi sejarah gereja mereka, GBI pegang sejarah GBI, GPDI pegang sejarah GPDI, HKBP pegang sejarah HKBP, dll. Harusnya kita kembali ke kisah para rasul itu pusatnya makanya gereja kemana-mana jalannya -Tahun 160 Gereja kehilangan kepemimpinan majemuk, Efesus 6 diganti dengan "keuskufan" sistem katedral -Tahun 180 Gereja kehilangan kesatuan gereja lokal belum ada dedominasi, gereja banyak dilokal tapi mereka satu. #Jangan pergi ke gereja yang malaikat saja tidak mau kesitu lagi -Tahun 200 Gereja kehilangan baptisan orang percaya, diubah menjadi baptisan bayi (percik) -Tahun 210 Gereja kehilangan imamat orang percaya #Jika hati seseorang berbalik ke Tuhan maka selubuk akan diangkat dari padanya -Tahun 225 Gereja kehilangan spontanitas ibadah, kehilangan persekutuan