Apa itu PENGURAPAN? Daud Diurapi

(Perbedaan Saul dengan Daud)

Mazmur 20:7 “Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.”

Dalam hidup ini "pengurapan" sangat penting, pengurapan datangnya dari atas bukan dari bawah, satu-satunya yang punya pengurapan itu adalah Tuhan, Dia sumber pengurapan. Dia memberikannya kepada orang-orang yang "berserah" kepada Tuhan. 

Pengurapan itu "memampukan" kita untuk melakukan 

Karena saya merasa begitu haus, saya menginginkan Dia lebih dari apapun dalam hidup saya.

Kita harus selalu dalam keadaan siap untuk menerima jamahan Tuhan, kita harus peka akan Roh KudusNya, dan terus menantikan jamahanNya yang indah dalam kehidupan kita.

Karena saya mengenal urapan itu. Saya tahu kapan urapan itu datang dan kemudian pergi.

Apabila Daud berkata “sekarang aku tahu”, maka sebelumnya Daud tidak tahu. Tetapi Tuhan menunjukkan kepada Daud, bahwa Dia memberikan kemenangan bagi orang yang diurapi. 

Tidak akan ada ketentraman tanpa pengurapan, dan tidak ada orang yang dapat berkata “saya bisa bawa damai”, kalau orang tersebut tidak diurapi oleh Tuhan. Lalu yang menjadi pertanyaannya adalah : “Mengapa Daud berkata sekarang aku tahu?”. Jawabannya adalah karena Daud pernah mengalami kehidupan yang berbeda, yaitu dari kehidupan yang dahulu dengan kehidupan yang kemudian. 

Daud pernah mengalami kehidupan sebagai seorang gembala kambing domba dan tahu bagaimana pahit getirnya dalam mengalami pergumulan hidup. Tetapi setelah ia menerima pengalaman yang dahsyat dari Tuhan, maka ia berkata : “sekarang aku tahu”. 

DAUD (Beloved God), Pengurapannya 1 Sam 16:13
Merupakan pribadi yang mendapatkan perhatian khusus dari Tuhan, Daud dipilih dari delapan saudaranya. Daud merupakan pribadi yang biasa-biasa saja, yang tidak menonjol dalam keluarganya bahkan tidak diperhitungkan, tetapi ia di pilih oleh Tuhan menjadi raja Israel untuk menggantikan Saul. Apa yang menjadi rahasia Daud, apakah karena dia pengembala yang bertanggung jawab? penulis lagu dan pemazmur yang disukai di Israel,  pemain kecapi yang baik dan pahlawan yang mengalahkan Goliat? Bukan. Rahasianya adalah karena Daud mengerti hatinya Allah dan kehendak Allah. Daud adalah pribadi yang sangat menghargai urapan Tuhan. 

Tulisan dan ungkapannya yang terkenal: "Lebih baik satu hari dipelaranMu daripada seribu hari ditempat lain, Maz 84:10" Daud merupakan pribadi tahu cara menyukakan hati Tuhan, Bahkan Yesus disebut "Son of David"

SAUL (yang dipinjam), Pengurapannya 1 Sam 10:1

Perbedaan Saul dengan Daud? “Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan : Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku”. – Kis. 13 : 22

Saul dan Daud merupakan pribadi yang pernah melakukan kesalahan yaitu Saul tidak taat dengan melakukan korban terlebih dahulu tanpa nabi Samuel sedangkan Daud menggambil isteri Uria menjadi isterinya dengan cara tipu muslihat, tetapi Alkitab mencatat Roh Tuhan undur dari Saul sedangkan Daud Roh Tuhan tetap menyertainya 

Apa perbedaan pengurapan untuk Saul dan pengurapan untuk Daud? Pengurapan untuk Saul dari buli-buli. Pengurapan untuk Daud dari tanduk. Yang pertama dari barang buatan manusia, yang kedua dari barang ciptaan Tuhan. Kita memerlukan pengurapan yang langsung datang dari Tuhan walaupun itu diimpartasikan melalui manusia. 

I Sam 10:1 Buli-buli itu berasal dari tanah liat. Tanah liat menunjuk pada kedagingan. 
Urapan yang berbau kedagingan,akibatnya Saul tidak dengar-dengaran terhadap Firman,dia begitu mudah melanggar Firman Tuhan. Sebab urapan yang berbau kedagingan itu sementara,tidak akan tahan lama. Semangat sementara,tidak mampu melakukan Firman Tuhan, inilah yg dialami oleh Saul yg diurapi dari minyak yang berasal dari buli-buli.  Tapi lain halnya dengan Daud,dia mendapat minyak urapan yang berasal dari tabung tanduk,itulah kehidupan yang mengharagai Korban Kristus di atas kayu salib dalam wujud kita hidup benar dan kudus di hadapan Tuhan.   

Pengurapan yang dari Tuhan itu lahir dari Firman dan Roh Kudus.
Segala sesuatu di dalam Alkitab dimulai dari Taman Eden kemudian diakhiri di Getsemani. Dari Getsemani ke salib di Golgota penderitaan Kristus sempurna. Dia mengatakan sudah genap. Dia adalah Imam Besar Agung yang diurapi bagi kita dengan kebangkitanNya. 
Kita mengenang kisah tiga hari perjalanan Ishak berdampingan dengan Abraham ayahnya sambil memikul kayu dan membawa pisau: Ishak bertanya di manakah domba itu?Abraham menjawab Tuhan akan menyediakan.
Di dalam Injil Yohanes, Yohanes Pembaptis mengatakan lihatlah Anak Domba Allah yang mengangkut dosa isi dunia ini. Di dalam Wahyu dikatakan Yesus sebagai Anak Domba yang sudah tersembelih. Kita semua diajak memandang kepada Anak Domba Allah. Yesus Kristus adalah domba Paskah bagi kita. Kita perlu pengurapan baru setiap hari dari Yesus Imam Besar Agung kita.
Di dalam PL ada kaki dian dari emas yang di dalam bahasa Ibrani disebut "manorah". Tiap hari sumbunya harus dibersihkan dan dipotong dan harus dituangkan minyak yang baru pada corotnya.
Hal ini menyatakan bahwa untuk menjadi terang dunia kita perlu dibersihkan dan dipangkas setiap hari serta mendapat pengurapan yang baru.

Kembali kepada Daud. Dia mendapat pengurapan 3 kali.
Pengurapan pertama oleh Samuel di rumah bapaknya. Itu adalah pengurapan masuk ke dalam peperangan melawan Goliat. Di dalam medan perang kita melihat 4 kelompok manusia:
a. Kelompok orang yang tidak diurapi.
Mereka tidak punya iman, tidak punya keberanian, sembunyi dan takut kepada musuh.
b. Orang yang pernah diurapi tetapi pengurapannya sudah hilang, yaitu Saul.
Orang demikian mengandalkan hikmat dunia.
c. Goliat. Dia adalah orang yang punya pengurapan negatif, melawan Tuhan, melawan umat Tuhan; menghalangi rencana Allah digenapi dalam diri seseorang atau satu bangsa. 
d.Orang yang mengenakan pengurapan baru, yaitu Daud.
Tidak takut menghadapi musuh, tidak bersandar kekuatan sendiri, tidak memakai hikmat manusia tetapi berani melawan musuh dan mengalahkannya dengan hikmat dari Tuhan.

Pengurapan Daud oleh Suku Yehuda.
Yehuda artinya pujian. Dengan pengurapan ini kita mendapat impartasi pengurapan pujian. Tanpa hidup di dalam pujian terus-menerus di dalam hati kita bisa kehilangan Yesus seperti Maria kehilangan Yesus di tengah keramaian hari raya di bait suci.

Pengurapan untuk seluruh bangsa Israel.
Di sini pengurapan Daud meningkat masuk ke tingkat nasional. Pada waktu Daud di rumah bapaknya la diurapi tetapi dia belum dilantik. Maka level berikut adalah dia dilantik untuk menjadi raja.

Mengapa pengurapan ini penting? Karena ada baalzebul di dunia ini. Baalzebul adalah raja kegelapan. Arti nama baalzebul adalah dewa lalat. Lalat suka hinggap pada badan dan hidung ternak, buang kotoran dan bertelur di sana kemudian akan menyebarkan penyakit ke dalam seluruh tubuh ternak itu. Ternak-ternak sering harus diolesi dengan minyak sehingga penyakit tidak akan merusak tubuhnya. Demikian juga kita, kita perlu pengurapan supaya baalzebul tidak menelorkan pikiran-pikiran busuk di dalam pikiran kita. Dengan demikian kita akan hidup di dalam damai sejahtera.
Tuhan memanggil kita untuk masuk dalam peperangan, dalam pujian, dalam pelayanan ke tingkat yang lebih tinggi dan dalam damai sejahtera. Untuk itu semua kita perlu pengurapan yang selalu diperbaharui.
Yes 10:27a "Pada waktu itu beban yang ditimpakan ,mereka atas bahumu akan terbuang, dan kuk yang diletakkan mereka atas tengkukmu akan lenyap. "

Daud punya tempat istimewa di hati Tuhan dan mendapat 3 kali pengurapan

1. Pengurapan pertama: di rumah ayahnya – tidak ada saksi orang banyak, bahkan keluarga tidak langsung terima Daud sebagai raja.
Urapan pertama ini angkat hidup Daud dengan cepat, namun mengundang rivalitas dari rajanya sendiri: Saul – akibatnya selama 13 tahun urapan pertama ini mendatangkan siksaan bagi dagingnya
Hanya orang-orang yang tidak punya masa depan di masyarakat biasa yang ikut Daud
Pengurapan pertama di hidup kita tidak banyak orang yang tahu, malah banyak orang yang berusaha kejar dan hancurkan kita – tapi kita harus tetap bertahan !

2. Pengurapan kedua: Jadi raja atas sukunya yaitu Yehuda
– Daud membuktikan dirinya tidak mudah ditundukkan
– Akibat dari pengurapan kedua ini adalah perang saudara dengan anak Saul

3. Pengurapan ketiga: setelah memenangkan perang saudara
> Pengurapan pertama menempa hidup kita – menyalibkan daging
> Saat kita terima pengurapan kedua, saudara-saudara kita akan melihat bahwa kita disertai Tuhan, maka tidak ada lagi pengejaran oleh saudara-saudara
> Setelah kita dapatkan pengurapan ke-3, akan ada tanda yang menyertai kita
> Setan berusaha benturkan kita dengan Tuhan dengan jalan jatuhkan kita dalam kesombongan dan rivalitas
2 Sam 5:6-10 – Yang membuat Daud bergerak = pengurapan dan panggilan di atasnya
Daud datangi Yerusalem yang tidak bisa direbut oleh Gideon, Yefta, Simson, Samuel, apalagi oleh raja Saul
Daud bukan hanya tahu strategi militer, tapi dia juga mengerti hitungan rohani – Tuhan sayangi Daud bukan hanya hatinya
Menurut tradisi Yahudi Yerusalem dibangun oleh Sem bin Nuh dan Eber cucu Sem
(Kej 10: 21, 25)
Menurut Yosephus (sejarahwan Yahudi) Eber saleh dan sangat profetis – apapun yang dikatakannya terjadi
misal: Peleg = terbagi = celah terowongan karena gerusan air
bumi terbagi karena bahasa – peristiwa menara babel
Pendiri Yerusalem = Eber – punya anak Peleg (=saluran air)
> Maka menaklukkan Yerusalem harus melalui saluran air (=Peleg)
Pengurapan ketiga:
Membuat kita diberi kemampuan untuk belajar dan punya kemampuan rohani
Mosedayan (jendral Israel modern) – untuk perang selalu siap Alkitab
2. Saat Daud masuk Yerusalem, yang dikuasai adalah Sion (=kota Daud)
Mzm 132:13 – prioritas Daud adalah apa yang diingini Tuhan (bahkan ditulis 2x)
> Jika kita buat apa yang diingini Tuhan – itu yang membuat perbedaan !
> Hidup kita jika tidak dihampiri Tuhan = tidak ada yang istimewa
Daud merebut Sion karena Tuhan mengingini Sion – maka jadi istimewa
> Akan tiba saatnya apapun yang disentuh anak-anakNya: Tuhan setuju !
2 Sam 5:11-12 – Hiram – orang dunia dan bukan Yahudi – mendirikan istana bagi Daud
> Saat pengurapan ke-3 turun: orang dunia akan akui, dan itu adalah peneguhan !
Apapun yang kita lakukan mulai hari ini: lakukan bagi orang-orang pilihan Tuhan
Hari ini:
Pembalikan keadaan/ Purim terjadi
Begitu Tuhan balikkan keadaan – kita jadi umat yang menaklukkan dunia
> Balikkan keadaan – balikkan kondisi kita – jadi raja-raja di segala bidang kita


APA ITU PENGURAPAN TUHAN?

"Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu -- dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta -- dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia." (1 Yoh. 2:27)

Pengurapan Tuhan adalah kemampuan supranatural yang memampukan kita melakukan tugas tertentu atau khusus dari Tuhan. Pengurapan itu datangnya dari Tuhan dan diberikan kepada orang percaya, karena kemampuan supranatural itu hanya Tuhan yang bisa dan sanggup memberikan. 

Ketika pengurapan Tuhan turun atas diri seseorang, maka ada kemampuan yang mengubah segala sesuatu sesuai dengan apa yang menjadi kehendak dan rencana Tuhan. Contoh Saul, apa yang terjadi ketika pengurapan Tuhan turun dan Roh Allah hinggap atasnya, Alkitab katakan sebagai berikut:

"Maka Roh TUHAN akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama dengan mereka dan berubah menjadi manusia lain. Apabila tanda-tanda ini terjadi kepadamu, lakukanlah apa saja yang didapat oleh tanganmu, sebab Allah menyertai engkau." (1 Sam. 10:6-7)

"berubah menjadi manusia lain" itu dialami oleh Saul, artinya bahwa Saul menjadi pribadi yang berbeda karena POWER atau Kuasa Tuhan yang menyertainya, sehingga apapun yang dilakukan berhasil karena Tuhan.

Apa saja yang harus kita perbuat supaya pengurapan Tuhan turun atas kita, beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni sebagai berikut:

Harus memiliki Hidup Rendah Hati dan Prioritaskan Tuhan diatas segala sesuatu.
"Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?" Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya. (Markus 5:31,33)
Ketika kita memprioritaskan Tuhan dalam hidup kita, maka Tuhan berjanji akan menjadi penyedia, pembela dalam segala hal bagi hidupnya. Jangankan fokus pada masalahmu yaitu penyakitmu, tetapi fokuslah kepada Tuhan maka akan ada mujizat, berkat, kesembuhan terjadi dalam hidupmu.

Latih iman kita sesuai dengan kehendak Tuhan.
"Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" (Markus 5:34)
"Imanmu telah menyelamatkan engkau" artinya tidak cukup hanya iman secara global, bahwa iman itu meliputi tiga level yaitu hal pertama perasaan hati kita harus haus akan firman Tuhan, hal kedua yaitu kehidupan yang dipenuhi dengan Firman Tuhan, dan hal ketiga pola pikir kita harus dipenuhi Firman Tuhan. Pengurapan akan bekerja dan berkuasa ketika hidup kita sudah masuk dalam kehendak dan perkenanan Tuhan, baik perasaaan, pola pikir dan kehidupan yang dipenuhi oleh Firman Tuhan.

Tetap Tinggal di dalam Tuhan
"…dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia." (1 Yoh 2: 27c)
Pengurapan Tuhan yang turun atas kita, punya cara dan proses dalam bekerja, oleh karena itu biarkan Tuhan melakukanNya. Contoh pengurapan Daud: sekalipun Daud sudah diurapi namun tidak serta merta langsung menjadi raja atas Israel. Perlu proses, pelan tapi pasti, dan tidak instan. Hasilnya adalah Daud menjadi raja yang sangat dikasihi Tuhan dan dihormati manusia. Sekalipun Daud pernah bersalah, tapi ketika ditegur ia menyesali perbuatannya dan bertobat. Daud tahu persis bagaimana hidup tanpa pengurapan Tuhan, oleh karena itu hanya satu permintaan Daud kepada Tuhan yaitu

"Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!" (Maz.51:13)
Artinya bahwa tetap tinggal didalam Tuhan adalah sebuah anugerah yang luar biasa dan dahsyat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Kemuliaan? Kemuliaan Tuhan

Hadirat Tuhan (hadiratNya)