Hadirat Tuhan (hadiratNya)

2 Sam 6:11 :"Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya." 

1 Taw 13:13-14: "Sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut itu ke tempatnya,ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya ke rumah Obed-Edom, orang Gat itu. Tiga bulan lamanya tabut Allah itu tinggal pada keluaarga Obed-Edom di rumahnya dan Tuhan memberkati keluarga Obed-Edom dan segala yang dipunyainya".

Ini merupakan berkat yang sangat "melimpah" buktinya sampai seluruh bangsa Israel tahu tentang kekayaan Obed-Edom akibat tabut itu, bahkan sampai berita kekayaannya pun sampai kepada raja Daud. Berkat Obed Edom ini merupakan berkat yang tidak biasa, ini merupakan sejenis berkat yang "istimewa" bahwa ini merupakan berkat multidimensi, bahkan lintas generasi, turun menurun ke generasi berikut. Bahkan mengubah orang biasa menjadi orang yang luar biasa.

Sebelum tabut Tuhan (lambang hadirat Tuhan) kembali ke kota Daud, tabut tinggal 3 bulan di rumah Obed Edom, hadirat Tuhan "mencengkram" sehingga Obed dan keluarganya tidak sama lagi bahkan Alkitab mencatat 8 anak Obed Edom "gagah perkasa"  dibumi

1. Semaya = obeying the Lord ( mentaati Tuhan )
2. Josabad = having a dowry ( mempunyai mas kawin )
3. Yoah = brother of the Lord ( saudara dari Tuhan)
4. Sakhar = a price ( sebuah harga )
5. Netaneel = the gift of God ( hadiah dari Allah )
6. Amiel = the people of God ( rakyat/orang pilihan Allah )
7. Isakhar = reward ( penghargaan )
8. Peuletai = my works ( hasil pekerjaan-pekerjaanku )

Siapakah Obed Edom itu? Obed artinya Hamba (budak) yang merupakan hamba dari Edom. Di Alkitab justru Edom tidak popular.Tidak mendapat tingkat yang lebih baik. Edom merupakan keturunan dari Esau, ia "menggambarkan" mengenai kedagingan, menggambarkan nafsu. Jadi sebenarnya Obed Edom merupakan seorang "budak kedagingan" Obed Edom tidak datang dari keturunan nabi.

Mengapa Tuhan begitu memberkati dia dan seisi rumahnya

Sungguh aneh jika melihat sejarah bahwa tabut Tuhan (yang menjadi gambaran kehadiran Tuhan di antara orang-orang Israel) sempat “nganggur” alias menumpang di rumah seseorang. Alkitab mengatakan bahwa selama tiga bulan lamanya tabut Tuhan dititipkan di rumah Obed-Edom, orang Gat (ay. 11a). Saya sendiri tidak tahu apakah Obed-Edom itu masih satu keturunan keduabelas suku Israel, tetapi kemungkinan tidak, karena namanya yang mengandung kata “Edom” (keturunan Esau) dan juga dikatakan bahwa ia adalah orang Gat, yang kemungkinan besar adalah salah satu kota di daerah Filistin, bahkan Goliat pun dikatakan sebagai orang yang berasal dari Gat (1 Sam 17:23).

Tentu saja Obed-Edom pasti pernah mendengar tentang kuasa tabut Tuhan sebelumnya. Dan saya juga tidak habis pikir bagaimana Obed-Edom mau menerima tabut Tuhan tersebut di rumahnya, dengan latar belakang bagaimana Tuhan memberi tulah ketika tabut itu diletakkan di kuil Dagon di daerah orang Filistin, atau bagaimana sebelumnya Tuhan membunuh Uza karena Uza lancang mengulurkan tangan untuk memegang Tabut Tuhan (2 Sam 6:7).

Tetapi Alkitab mengatakan bahwa selama tiga bulan tabut Tuhan ada di rumah Obed-Edom, Tuhan memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya (ay. 11b). Bahkan kabar tersebut sangat tersebar kemana-mana  hingga ke istana raja Daud (ay. 12a). Setelah itu, barulah Daud memutuskan untuk mengangkut tabut Tuhan tersebut dari rumah Obed-Edom ke kota Daud (Yerusalem) dengan sukacita (ay. 12b).

Muncul satu pertanyaan bagaimana Obed-Edom bisa diberkati sementara banyak orang yang mengalami “kutuk” Tuhan ketika tabut Tuhan ada di tengah-tengah orang-orang yang tidak mengenal Tuhan? Walaupun tidak tertulis dalam Alkitab, saya yakin bahwa Obed-Edom memiliki sikap yang berbeda dengan orang-orang lain. Obed Edom memperlakukan tabut Tuhan dengan seharusnya. Ia tidak memperlakukan tabut Tuhan dengan sembarangan seperti yang dilakukan Uza. Mungkin saja karena sikapnya yang menguduskan tabut Tuhan, maka ada hadirat Tuhan di rumah Obed-Edom dan hadirat Tuhan itulah yang membawa berkat.

Catatan:

Mengapa Daud memilih rumah Obed Edom? Ini tidak lebih dari kedaulatan Tuhan, tapi bisa dipilihnya rumah Obed Edom menjadi tempat persinggahan Tabut Perjanjian, berawal ketika Daud hendak memindahkan Tabut, terjadi musibah oleh karena anak dari Abinadab, Uza, "memandang rendah" Tabut Perjanjian, memegang dengan sembarangan Tabut Tuhan serta mati. 

UZA (Anak Abinad)
Seharusnya tabut Tuhan "dipikul" berdampingan tetapi Uza membawa tabut Tuhan dengan kereta dorong, Uza tidak menghormati hadirat Tuhan akibatnya Tuhan menyambar mati Uza

MIKHAL (Isteri Daud)

Mikhal memandang rendah ketika Daud menari-nari dihadapan Tuhan akibatnya Tuhan menutup kandungan Mikhal sampai akhirnya hidupnya Alkitab mencatat Mikhal "mandul"

1 Tawarikh 15:16-18
Karena tabut Allah begitu sulit dirawat, maka Daud menyuruh orang untuk mengambil Tabut Allah itu dari rumah Obed Edom. Dan pada akhirnya Obed Edom bersedia mengambil Tabut Allah itu. Kenapa Obed Edom mau, karena hatinya sudah diubahkan. Dari seorang "penunggu pintu gerbang" Obed Edom rindu menjadi seorang pemuji dan penyembah. Seorang yang pengejar nafsu berubah menjadi pengejar Allah, pemburu hadirat Allah, kemana pun dia pergi di rela. Tadinya dia hamba, sekarang menjadi seorang Worship Leader. Dia mengejar kemanapun hadirat Allah pergi. 1 Tawarikh 26:4. Berkat Obed Edom mengalir kepada keturunanya. Anak-anak Obed Edom begitu diberkati bahkan memegang pemerintahan dan menjadi orang yang gagah perkasa. Obed Edom mewarisi 
hadirat Allah kepada anak-anaknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Kemuliaan? Kemuliaan Tuhan

JODOHMU SUDAH DISEDIAKAN TUHAN (Pdt. Jonathan Manullang)

Cinta Tidak Cemburu Namun Percaya (Versi Kristen) Pdt. Jonathan Manullang